AV UPDATES: AvastAvira-AntivirAVGClamAVKaspersky USAMcAfee
Kategori
Bridge
EN Fiction
Indo Fiksi
Indo Kompilasi
Indo Silat
Kurusetra
Life Lessons
Lyrics
News
Tutorial
Versi Online
Links
Online Virus Scanner
Manga Downloads
AV Comparative
Spyware-Adware Info
Wong Edan Forex
Meebo
Buku Bebas TGM 1
Buku Bebas TGM 2
3564020356
Fravia's Searchlore
Dorine in Yemen
Yahoo WebMessenger
Englishmaze

Around The World in 80 Hands - hal 12-14
Aku puas dengan hasil yang bagus dengan cara ini, sampai tibalah event Reisinger Team di Lancaster, Pennsylvania. Pertama akan kuperkenalkan tim kami untuk turnamen ini. Masing-masing adalah:
Michael Rosenberg -- imigran Skotlandia yang meski telah bertahun-tahun di New York aksennya yang tidak bisa dipahami, tidak berubah.
Sam Lev -- teroris liar Israel, berjanggut.
Chris Compton -- jenis Lev yang lebih jinak dengan janggut yang lebih tipis.
Mark Molson -- masuk tim di detik terakhir, tadinya kami pikir dia hanya seorang palooka(?) sampai dia menang dalam pasangan Blue Ribbon sehari sebelumnya, jadi kami tinjau ulang pendapat kami. Kami juga berhutang padanya pada pertandingan golf pagi.
Kami adalah sekumpulan ketidak-cocokan yang disatukan oleh takdir tanpa saling memahami antar pasangan. Bagaimana mungkin kami kalah?

selengkapnya »
7. Juli 2009 @ 02:43 | Bridge
Bidding System Review
Sejak main lagi di BBO terpaksa belajar SAYC (Standard American Yellow Card) Bidding System. Karena sistem itu yang digunakan secara umum di situ. Kalau nggak belajar jelas nggak bisa main yang individual --wong yang lain pakai sistem itu.

Prinsip dasarnya tidak begitu beda dengan sistem lain. Cuman sepertinya dulu 1smiley/smiley/smiley/smiley-nya dengan range point 11-15HCP. Yang sekarang kok jadi range 11-20HCP?? Bisa jadi yang dulu itu bukan yellow card... tapi red card atau apa lah...
smiley

Setelah mencoba beberapa kali, terasa sedikit keanehan. Yang terasa sekali adalah akibat dari range point opening bid. Jika di precission saat partner opening bid, kita sudah tahu gambaran kira-kira antara main game atau partscore atau malah slam. Dengan SAYC --karena range point opening 11-20-- dengan point 5/6 terpaksa harus respon karena jika opener maks ada kemungkinan main di game. Dan celakanya tidak jarang opener buka penawaran dengan 11 point, yang akibatnya main 1NT saja down.

Juga dengan opening 2smiley untuk range 20+HCP, any distribution. Dalam prakteknya untuk penjajagan slam kita membutuhkan ruang bid. Bandingkan dengan presisi/precission yang menggunakan 1smiley untuk pegangan kuat.

Tapi mungkin itu menjadi masalah karena kebiasaan saja.

---
HCP: High Card Point. J=1, Q=2, K=3, A=4.
10. Februari 2008 @ 21:54 | Bridge
Hand Record -- BBO
Kartu yang pernah dimainkan selama sebulan di BBO, bisa dilihat di http://online.bridgebase.com/myhands/index.php . Ada catatan turnamen yang diikuti beserta hasilnya.
28. Januari 2008 @ 06:45 | Bridge
Kembali ke Bridge
Sudah beberapa bulan meninggalkan Ragnarok...
Sebagai gantinya kembali ke bridge gara-gara ditelpon Robert (ex Bridge Trisakti) diajak main di BBO tarnyata di situ sudah ada Cimot(LBFE/ex ketua unit), Kebo (Kehutanan), Agus (LBFE/unit) dan Kelik (LBFE/unit). Jadi seperti reuni...
smiley

Robert sekarang di GABSI Pusat. Dulu kalau liburan malah mainnya ke Yogya sampai berminggu-minggu.

Trus ngajakin Slump si priest dari jaman rame-ramenya kursi ijo Prontera lama. Sukurin, sekarang malah dia yang keranjingan... Wakakakkakak...

Lagi belajar SAYC, ringkasannya ada di sini.
22. Januari 2008 @ 04:29 | Bridge